Membersihkan
sepatu yang baik dan benar (kayak EYD aja nih), ternyata diluar yang saya tahu selama ini.
Sejak dulu, malah semenjak jaman SD dulu hingga jadi sekarang, saya mencuci
sepatu selalu menggunakan air. Dan ternyata itu salah. Cerita soal membersihkan
sepatu yang keliru ada
di postingan ini.
Pakailan cairan khusus pembersih
sepatu. Ini dibuat dari bahan yang tidak merusak bahan atau materi
sepatu.
Kandungannya dari bahan alami seperti minyak kelapa (coconut) dan jojoba.
Saya sendiri sudah memakainya. Kapan? Ya kemarin, puluhan tahun setelah saya 'menyiksa' para
sepatu saya dengan direndam dalam air plus deterjen :)))
Hasilnya piye?
Sepatu adidas AX 1
trail series kembali bersih. Sebelumnya,
sepatu yang menemani saya
lari itu tidak pernah dicuci sejak dibeli 8 bulan lalu, Desember 2013.
Debu dan noda sudah banyak menempel lama. Selintas saja, sudah terlihat kucel karena melintasi banyak medan (cieeee...) Dari yang berdebu, pasir, genangan air maupun jalanan tanah yang becek.
Nah, yang saya pakai adalah cairan khusus untuk sepatu. Ada banyak merek di pasaran.
Kebetulan yang saya pakai adalah merek
Reebok "
shoe cleaner & conditioner". Saya membelinya kemarin di Sport Station di lantai 2 Mall Ciputra, Grogol,
Jakarta.
Saya yakin pembersih seperti ini juga tersedia di tempat lain seperti di Athlete Foot, supermarket dan juga toko peralatan
olahraga.
Soal
harga, relatif cukup terjangkau.
Harga normal sih +- Rp 74 ribu, tetapi karena ada diskon Lebaran 50 persen, jadi cukup Rp 37ribu.
Meski namanya mengacu pada merek
sepatu, tetapi bisa dipakai untuk semua
brand.
Yang perlu diperhatikan, beda jenis bahan
sepatu maka beda pula cara membersihkannya. Ikuti saja petunjuknya di bagian belakang botol.
1. Lebih dulu bersihkan
sepatu dari debu, air dan minyak. Gunakan sikat
sepatu atau kain bersih dengan lembut. Jangan kuat-kuat ye... Smooth aje.
Sikat sepatu tersedia di minimarket atau
toko-toko olahraga. Harganya nggak mahal, paling-paling Rp 7000-8000,-. Biasanya ditaruh di rak bersama sikat baju dan peralatan rumah tangga.
2. Tuangkan beberapa tetes ke lap kain atau sikat sepatu yang kering dan lembut, bisa juga spon. Jika tidak punya lap khusus, pakai bekas kaos berbahan katun.
3. Usapkan pada sepatu. Saran saya sih, bagian per bagian dan hindari mengusapkan sekaligus pada seluruh bagian
sepatu.
4. Arah usapan juga lebih baik satu arah. Jangan bolak-balik, khawatir menggerus atau merusak permukaan
sepatu.
Mengusap satu arah juga membuat kita lebih sabar meski ada banyak noda di bagian tertentu.
Pengalaman saya juga nih, jika mengusapkannya dengan bolak-balik maka kita cenderung kurang sabar, ingin cepat selesai dan menekan terlalu keras.
Usap saja kainnya lebih sering dan tetap lembut. Tidak perlu ditekan-tekan.
5. Terakhir, gunakan lap kering dan bersih untuk menyingkirkan sisa-sisa kotoran. Setelah itu diangin-anginkan dan hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung [ pada bagian ini,
sepatu keknya mirip vampire :) ]
+++
Note:
Menurut saya, kuncinya pada tindakan pertama sesaat setelah
sepatu kena lumpur. Misalnya ketika di tenda pas turun mendaki, segera singkirkan lumpur yang tebal dan mbandel. Jangan keburu lumpur mengering dan "menyatu" di badan
sepatu.
Boleh melibatkan air dengan dengan pancuran air yang alirannya sedang, jangan yang kenceng. Itupun hanya mengguyur di bagian luar.
Jangan direndam ya, karena itu membuat butiran lumpur semakin masuk ke pori-pori dan bahkan menyusup ke bagian dalam
sepatu yang sejatinya tidak tersentuh lumpur/tanah saat pendakian.
Jika
sepatu gunung hanya kotor oleh debu, maka cukup bersihkan dengan sikat
sepatu. Langkah selanjutnya adalah dengan cairan pembersih tadi dan urutan-urutannya persis di atas.
Lantas, bagaimana jika
sepatu hanya kita gunakan dalam aktivitas sehari-hari tapi kotorannya membandel?
Caranya sih seperti di atas, tapi kuncian untuk kasus ini bukan pada cara membersihkannya. Lha gimana dong? ya rajin-rajinlah membersihkan
sepatu hehehe
Sekali lagi, menurut pengalaman nih ye,
sepatu yang kotor dalam pemakaian sehari-hari itu karena kita sendiri yang terlalu lama tidak membersihkannya. Tul nggak? Ngaku aja deh kalau males :)
Makanya sebelum kotoran ngumpul dan kerasan nemplok, bersihkan
sepatu secara rutin. Itungan simpelnya, sikat
sepatu dengan sikat khusus
sepatu secara lembut setiap abis dipakai.
Masih males? Bolehlah menyikat dua hari sekali. Lalu untuk membersihkan dengan cairan khusus, sebaiknya dua minggu sekali.
Itu untuk kondisi normal. Sedangkan kalau belepotan, ya bersihkan segera. X_x
Selamat merawat
sepatu dengan baik dan benar. Hentikan mendzolimi sahabat dan pelindung kaki kita itu :)
TAGS :